Apa itu Retrojet
Code push untuk Flutter: rilis lewat store sekali, lalu kirim patch kode Dart langsung ke device.
Retrojet membuat kamu bisa memperbaiki app Flutter yang sudah dipakai pengguna, tanpa mengirim build baru lewat App Store atau Google Play dan menunggu review.
Kamu menerbitkan release lewat store seperti biasa, dan Retrojet menyimpan salinannya. Saat kode Dart diubah, CLI Retrojet membuat patch untuk release itu lalu meng-upload-nya. Device yang menjalankan release tersebut mengunduh patch dan memakainya saat app dibuka berikutnya.
Perjalanan sebuah update
- Release. Build app dengan CLI Retrojet lalu upload. Build ini juga yang kamu kirim ke store.
- Patch. Ubah kode Dart, lalu publish patch untuk release itu ke satu channel, misalnya
staging. - Promote. Kalau patch sudah aman di channel itu, promote patch yang sama ke
stable. Isinya tidak berubah, hanya penerimanya yang bertambah. - Rollback. Kalau patch bermasalah, rollback di channel yang terdampak. Channel lain tidak tersentuh.
Release dan patch dibuat lewat CLI. Console adalah tempat tim kamu memeriksa, melakukan promote, dan rollback.
Bagian-bagiannya
| Bagian | Fungsinya |
|---|---|
CLI (retrojet) | Jalan di komputer kamu atau di CI. Untuk login, menghubungkan project Flutter, serta build dan upload release dan patch. |
| Console (retrojetdev.cloud) | Web app untuk tim: organisasi, anggota, app, channel, usage, promote, dan rollback. |
| App kamu di device | Mengecek patch baru untuk release-nya, lalu melaporkan apakah patch berhasil diunduh dan dipasang. |
Yang sudah bisa dipakai
Retrojet masih tahap early access. Perhatikan apa yang sudah siap sebelum kamu merencanakan sesuatu di atasnya:
| Bagian | Status |
|---|---|
| Console | Siap |
retrojet login, whoami, logout | Siap |
retrojet init | Siap |
retrojet release, retrojet patch | Sedang dikerjakan |
| Script install, access token untuk CI | Direncanakan |
Langkah berikutnya
- Pasang CLI
- Quickstart: login dan hubungkan project
- Konsep: app, release, patch, dan channel